Postingan

Demontrasi Konstekstual Modul 1.3. Visi Guru Penggerak

Ruang Kolaborasi Modul 1.2. Nilai dan Peran Guru Penggerak

Salinan dari RUANG KOLABORASI 1.3.a.5 (2).pdf oleh Syarief Hidayat

Aksi Nyata Modul 1.1 Filosofi Pemikiran Ki Hajar Dewantara

Galeri Google Meet Calon Guru Penggerak

Gambar
Calon Guru Penggerak Angkatan ke-6 Kabupaten Cianjur. Bersama Fasilitator  Bapak Jimie Agustiana Hartolo (06.44 Jabar) dan Pengajar Praktek Bapak Amir Muzayyin. (PP.26).  Di kelompok Calon Guru Penggerak A.1 (Alfi Munazah, Eva Silvia Windari, Asifa Fitri Manasik, Muhammad Deni Hidayat, Yuliana). Di kelompok A.2 (Syarief Hidayat, Maulana Iskandar, Ucu Rohaniah, Sari Komalasari, Nenti Neindra). 

Persiapan menjadi Calon Guru Penggerak

Gambar
Rasa keingintahuan saya yang mendalam. Tentang apa itu Guru Penggerak dan bagaimana Guru Penggerak itu? Setelah saya mendengarkan dari teman sesama guru dan membaca artikel-artikel dari internet. Pada tanggal sebelas bulan Januari 2022 jam 0.11 saya mendaftarkan diri menjadi peserta calon Guru Penggerak. Yang menarik juga bagi saya adalah Guru Penggerak ini bisa diikuti bukan saja oleh guru pns, tapi guru honorer juga bisa mengikutinya. Dari sinilah saya mulai mengingat-ingat lagi kegiatan saya ketika sebelum pandemi covid 19 menyerang dunia pendidikan di Indonesia. Ide yang saya punya dalam mengajar Bahasa dan Sastra Sunda di sekolah. Saya ingin mempermudah siswa dalam belajar bahasa dan sastra Sunda. Mendekatkan para siswa dengan hasil karya sastra teman-temanya. Dengan membimbing membuat karya sastra Sunda berupa carita pondok/cerita pendek dan sajak/puisi. Pelajaran bahasa dan sastra Sunda, mungkin dianggap gampang atau mudah. Gampang atau mudah karena berada di wilayah Jawa Barat....

1.1.a.8 Koneksi Antar Materi Filosofi Pemikiran Ki Hajar Dewantara

Gambar
Dari sini saya mulai….mengenal Ki Hajar Dewantara.  Pendidikan dan pengajaran tidak dapat dipisahkan. Menurut Ki Hajar Dewantara (KHD), pengajaran (onderwijs) adalah bagian dari Pendidikan. Pengajaran merupakan proses pendidikan dalam memberi ilmu atau berfaedah untuk kecakapan hidup anak secara lahir dan batin. Sedangkan Pendidikan  (opvoeding) memberi tuntunan terhadap segala kekuatan kodrat yang dimiliki anak agar ia mampu mencapai keselamatan dan kebahagiaan yang setinggi-tingginya baik sebagai seorang manusia maupun sebagai anggota masyarakat. KHD memiliki keyakinan bahwa untuk menciptakan manusia Indonesia yang beradab maka pendidikan menjadi salah satu kunci utama untuk mencapainya. Ki Hajar Dewantara memberikan pemikirannya tentang Dasar-dasar Pendidikan. Menurut KHD, Pendidikan bertujuan untuk menuntun segala kodrat yang ada pada anak-anak, agar mereka dapat mencapai keselamatan dan kebahagiaan yang setinggi-tingginya. Pendidik itu  hanya dapat menuntun tumbuh at...

Demontrasi Kontekstual Modul 1.2 Nilai dan Peran Guru Penggerak